Badan Pembinaan Hukum Nasional

Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia




Mail BPHN
Jumat, 21 Sept 2018

BPHN Segera Terapkan Sistem Persuratan Elektronik SISUMAKER

Jumat , 06 Juli 2018

Jakarta, BPHN.go.id -Sekretariat Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) menggelar sosialisasi aplikasi tata persuratan secara elektronik, bernama Sistem Surat Masuk dan Surat Keluar atau lebih sering disebut “SISUMAKER”, Jumat (6/7) di ruang aula lantai 4 gedung BPHN. Sosialisasi ini sekaligus dilanjutkan dengan simulasi penggunaan Aplikasi SISUMAKER oleh para staf tata usaha dan pejabat pengawas dan administrator di BPHN.

Sekretaris BPHN, Audy Murfi, dalam sambutannya mengatakan, tata kelola persuratan merupakan salah satu unsur administrasi beruoa pengaturan surat masuk, surat keluar, nota dinas, serta disposisi yang memiliki peran penting dalam mendukung maju atau mundurnya suatu organisasi. Selama ini, pengelolaan persuratan masih dilakukan secara manual sehingga dalam proses pelaksanaanya muncul sejumlah permasalahan, antara lain proses distribusi yang cenderung lambat bahkan surat tersebut tercecar dan hilang dalam tumpukan dokumen lain.

“Penggunaan SISUMAKER diharapkan memudahkan pemantauan terhadap keberadaan suatu surat untuk ditindaklanjuti secara efektif dan efisien serta menuju paper less.  Penerapan aplikasi SISUMAKER juga sejalan dengan penerapan e-Gov yang sedang di gelorakan Kementerian Hukum dan HAM untuk menuju good governance’, kata bapak Audy.

Sebagai informasi, aplikasi SISUMAKER dikembangkan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), salah satu unit eselon II pada Sekterariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Aplikasi ini dibangun untuk mendukung efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan persuratan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. M.HH-01.T!.03.02 Tahun 2018 tentang Penyelenggaran Sistem Surat Masuk dan Surat Keluar (SISUMAKER) di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Beberapa waktu sebelum kegiatan sosialiasi ini digelar, bagian Sekretariat BPHN telah mengumpulkan dokumen pendukung dalam rangka implementasi aplikasi SISUMAKER, diantarnya update data pegawai, spesimen tanda tangan para pimpinan tinggi (Pimti) madya dan pratama, serta pejabat administrator dan pengawas. Selain itu, sarana dan prasarana seperti penunjukkan tim kecil sebagai admin BPHN yang nantinya akan berkoordinasi dengan bagian Pusdatin Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ketika menemui kendala teknis.

Ini adalah upaya dalam memperlancar birokrasi. Saya pikir ini merupakan hal yang penting apalagi saat ini zaman keterbukaan dan era teknologi informasi sehingga sangat berguna sekali,” kata bapak Audy menutup sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusdatin pada Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, M. Aliamsyah mengapresiasi komitmen BPHN lantaran sangat mendukung penggunaan aplikasi SISUMAKER. Penggunaan aplikasi SISUMAKER, lanjutnya, akan digencarkan karena sesuai dengan arahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, pada bulan Oktober 2018 nanti bertepatan dengan hari ulang tahun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ditargetkan seluruh unit utama dan kantor wilayah sudah melaksanakan e-gov.

“Ini sejalan dengan Janji Kinerja Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di poin ke-3, yaitu memaksimalkan e-gov dalam melaksanakan tugas sehari-hari melalui tata kelola pemerintahan efektif efisien untuk good governance,” kata Aliamsyah.

Seusai rangkaian kegiatan pembukaan, jajaran tim IT dari Pusdatin Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan pengarahan secara langsung kepada para pegawai di lingkungan BPHN. Secara teknis, pengerahan dibagi ke dalam dua bagian, yakni para staf tata usaha mulai dari staf pimpinan hingga staf tata usaha pada unit eselon II. Yang kedua, pengarahan diberikan langsung kepada para pimti madya dan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan BPHN.

Aplikasi SISUMAKER sangat user friendly. Aplkasi ini lebih mudah daripada facebook,” kata Aliamsyah seraya memberikan motivasi kepada seluruh peserta sosialisasi.

image host image host image host image host image host image host image host    

Penulis: Nanda Narendra Putra

Editor: Erna Priliasari